9 Perempuan Inspiratif dengan "Inner Beauty"

Kompas.com - 11/06/2011, 19:13 WIB

KOMPAS.com - Bicara kecantikan perempuan, pencitraan awal yang paling mudah disebutkan adalah postur tubuh ideal, wajah mulus dan cantik, penampilan yang modis. Namun kecantikan perempuan tak cukup hanya dibatasi pada tampilan fisik. Banyak perempuan muda, para profesional di bidangnya, menjalani karier dan pekerjaannya dengan passion, hingga mengukir prestasi dan layak menjadi inspirasi.

Martha Tilaar Group (MTG) untuk kedua kalinya menggelar Young Caring Professional Award (YCPA) 2011. Merek kosmetik Caring Colours Martha Tilaar mencari ambassador dari kalangan profesional muda berprestasi. Berbeda dengan pencarian duta kecantikan lainnya, Caring Colours, menyeleksi perempuan usia 20-35, dengan berbagai profesi, berkarier atau berwirausaha.

Perempuan yang bekerja atau menjalani karier dengan passion, berprestasi, mau berbagi, memiliki kepedulian yang tinggi, dan bersedia membantu perempuan lain untuk meningkatkan kualitas dirinya. Perempuan tipe inilah yang dicari Caring Colours untuk menjadi ambassador-nya.

"YCPA ingin menunjukkan perempuan tidak hanya care terhadap penampilan, tetapi juga prestasi kariernya," jelas Deby T Wibisana, Marketing Manager Caring Colours Martha Tilaar saat pengumuman pemenang YCPA 2011 di Ballroom Hotel Grand Kemang Jakarta, Sabtu (11/6/2011).

Deby melanjutkan, sembilan perempuan pemenang YCPA tak sekadar menjadi brand ambassador. Mereka juga akan diarahkan menjadi community leader untuk komunitas binaan. "Komunitas ini terjalin melalui website serta social media seperti Facebook, Twitter bernama 'Caring Professional Club' atau 'Caringlova'. Jumlah anggotanya saat ini lebih dari dua ribu orang di website, Facebook 13.000 dan Twitter 800 followers," jelas Deby.

Sembilan perempuan dari kalangan profesional yang dinilai inspiratif dan terbukti berprestasi, adalah:

1. Anita Feng (30)
Kelahiran Solo 14 Juni 1981, berprofesi sebagai Brand Management and Marketing Comunication-Marketing Manager Consumer, berdomisili di Jakarta.

2. Deborah Dewi S.iP CG (30)
Kelahiran Surabaya, 22 Juni 1981, berprofesi sebagai Graphologist (handwriting analyst), berdomisili di Malang. Deborah adalah juga Personal Brand Manager "Dewi Marfa", duta Indonesia dalam dunia musik yang memenangkan International Song Festival Astana Kazakhstan mengalahkan finalis dari 12 negara.

3. Marlina Yenny Sugama (31)
Kelahiran Bandung 20 Maret 1980, berprofesi sebagai produser dan penulis, berdomisili di Jakarta.

4. Fibriyani Elastria (32)
Kelahiran Pangkal Pinang 10 Januari 1979, berprofesi sebagai Vice President Corporate Branding Marketing Communication. Menjadi VP di usia 31, berdomisili di Tangerang.

5. Kartika Hariyani (24)
Kelahiran Samarinda 17 Februari 1987, berprofesi sebagai Diplomat, berdomisili di Jakarta.

6. Cindy Sally Edina (29)
Kelahiran Jakarta 28 Oktober 1981, berprofesi sebagai konsultan keuangan, berdomisili di Jakarta.

7. Rinny (29)
Kelahiran Padang 4 Juni 1982. Berprofesi sebagai konsultan senior, berdomisili di Jakarta.

8. Pradita Astarina Kelahiran (22)
Kelahiran Jakarta 24 Januari 1989, berprofesi sebagai analis di Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan, berdomisili di Jakarta.

9. Riezka Rahmatiana (25)
Kelahiran Mataram 26 Maret 1986, pendiri Justmine Pisang Ijo, berdomisili di Bandung.

Pemenang YCPA 2011 diseleksi melalui sejumlah penilaian, yang kebanyakan dilihat dari sisi kemampuan, kualitas personal. Kemampuan sembilan perempuan ini dalam mempresentasikan mimpi dan cita-cita sebagai personal branding, berhasil memikat hati juri. Penilaian kecantikan fisik justru sebagai pelengkap dari penilaian kualitas pribadi setiap pemenang, kata Wulan Tilaar, Deputy Manager Martha Tilaar Beauty Gallery kepada Kompas Female.

Wulan bersinergi dengan delapan juri lainnya memilih pemenang YCPA 2011. Tim juri berasal dari berbagai latar belakang seperti Kemal E Gani (Pemimpin Redaksi SWA), Era Sukamto (Fashion Designer), Rene Suhardono (Career Consultant), Yoris Sebastian (Creative Consultant), Ligwina Hananto (Perencana Keuangan), Revie Sylviana (Pemenang YCPA 2010), Fira Basuki (Penulis), Desi Anwar (Jurnalis Senior). Penjurian dari para profesional ini didasarkan pada penilaian yang bukan sekadar melihat kecantikan perempuan secara fisik, namun juga inner beauty, cantik lahir batin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau